Single Blog

image description

Dengan bentang alam yang luar biasa indah dan menyimpan potensi yang juga luar biasa besasrnya, Indonesia ternyata juga menyimpan potensi bencana dan bahaya yang juga tidak kalah besar dan dahsyatnya.

Mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, angin ribut, kekeringan, erupsi gunung api, kebakaran hutan dan lahan, hingga berbagai bencana lainnya sering terjadi di negeri yang dilalui garis khatulistiwa ini.

 

Potensi bencana yang besar tersebut, sudah selayaknya diimbangi dengan kemampuan penanganan bencana yang besar pula. Namun ironisnya, kita sebagai bangsa besar dengan potensi bencana yang besar, serta pengalaman diterpa bencana sejak dahulu kala, masih terlihat gagap ketika bencana menerjang.

 

Kurangnya kesadaran akan pentingnya pengetahuan akan kebencanaan, ditengarai menjadi salah satu penyebab utama kegagapan kita ketika diterpa bencana.

 

Untuk itulah, kami menggagas “Gerakan Indonesia Sadar Bencana (GRAISENA)” sebagai salah satu bentuk partisipasi dan tanggungjawab kami sebagai anak bangsa.

 

Gerakan Indonesia Sadar Bencana yang saat ini kami galang ini merupakan tindak lanjut dari aktifitas-aktifitas penanganan bencana yang pernah kami jalankan sebelumnya, di mana kami mencoba turut berpatisipasi membantu penanganan bencana sesuai dengan keahlian yang kami miliki, seperti saat gempa bumi di Lombok, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, serta banjir bandang yang melanda Jabodebek di awal tahun 2020.

 

Selain itu, di berbagai kesempatan kami juga sebisa mungkin memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat, baik dalam lingkup formal maupun informal, baik yang telah dikonsep secara matang maupun insidental sesuai dengan portofoliio dan keahlian yang dimiliki oleh individu-individu yang tergabung di sini.

 

Merujuk pada hal inilah, kami menjadikan gerakan ini lebih terkoordinasi dengan baik, rapih, dan terstruktur. Melalui SK. Menteri Hukum dan HAM No. C-172.HT.03.01-Th.2006, Yayasan Gerakan Indonesia Sadar Bencana berdiri.

 

Bila sebelumnya, berbagai aktifitas yang kami jalankan beranjak dari momen dan kondisi yang terjadi, maka setelah yayasan ini berdiri konsep yang kami jalankan beranjak dari edukasi, antisipasi, aksi, reaksi, dan partisipasi.

Leave Comment